Coretan Hati di Sore Hari


Ketika aku sedang memeriksa lembar jawab murid-muridku disela-sela kesibukanku di sore hari itu, ternyata diam-diam disebelahku ada sepasang mata yang mengamati gerak gerikku sambil mencoba menirukan apa yang aku lakukan. Sampai akhirnya aku memeriksa jawaban essay menggunakan sebuah bolpoin, akhirnya iapun mencari bolpoin juga dan mencoba untuk mencorat-coret apa yang ada didekatnya. Sampai akhirnya aku kasihkan sebuah kertas untuk digunakan sebagai media untuk berkreasi.

Tanpa terasa akhirnya lembar jawabanku murid-muridkupun akhirnya sudah beres semua, sampai akhirnya aku melihat ternyata anakku sedang asyik mencorat-coret sprei. Dan hasilnya, WOW.. ternyata aku baru sadar bahwa anakku yang pertama sudah bertambah besar, hasil karyanya yang pertama kuketahui, sungguh sebuah mahakarya, karena ternyata ia sudah berhasil mencorat-coret, mencoba untuk memulai kreatifitasnya, walaupun yang jadi sasaran ternyatai adalah sebuah sprei..

Ya, hari itu tepat pada hari rabu, 03 oktober 2012, di usianya yang sudah menginjak 2,5 tahun, segudang kreatifitas sudah ia torehkan, meskipun kadang ia harus menerima omelan dari ayah dan ibunya, kadang sampai harus menangis karena ternyata proses kreatifitas itu dirasa tidak sesuai oleh ayah dan ibunya dan harus dicegah, dimarahi, bahkan sampai harus diberi tindakan. Walaupun begitu ia tidak patah asa, dan terus menorehkan kemampuan yang ia miliki, mencoba-cobaa dengan hal baru.. teruslah berkarya Rasya, kami akan selalu mendukung dan mengarahkanmu sehingga kelak bisa jadi orang yang berguna. “Khairunnaas anfa’uhum linnaas”

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Coretan Hati di Sore Hari"

Posting Komentar

Silakan berkomentar yang baik dan sopan ya. Mohon laporkan kalau ada link mati. Request dan pertanyaan silakan melalui kolom komentar. Salam hangat dari blog giri-widodo

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel